Beranda » Artikel Blog » 7 Jenis Alpukat Asli Indonesia yang Wajib Ditanam

7 Jenis Alpukat Asli Indonesia yang Wajib Ditanam

Diposting pada 10 Januari 2022 oleh admin | Dilihat: 849 kali | Kategori:
Jual jenis alpukat asli indonesia

Jenis Alpukat Asli Indonesia

Alpukat merupakan tanaman buah yang berasal dari Mexico, Amerika Tengah, dan saat ini sudah banyak dibudidayakan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Buah alpukat banyak dikembangkan di daerah-daerah lain, sehingga mampu menghasilkan jenis atau varietas buah baru yang menyesuaikan dengan kondisi tempat dimana dia ditanam. Seperti di Indonesia saat ini buah alpukat sudah memiliki jenis yang beragam. Setidaknya ada 7 jenis alpukat asli Indonesia yang wajjib di tanam di kebun anda.

Kebanyakan dari kita menyebut alpukat asli Indonesia dengan sebutan alpukat lokal. Terdapat banyak sekali jenis alpukat lokal yang mampu bersaing dengan alpukat introduksi atau alpukat import. Kualitas alpukat lokal dapat menyaingi dari tingkat produktifitas buah, ukuran buah, hingga rasa buah. Terutama di pasar-pasar lokal, dimana ukuran buah lebih dinomor satukan.

Kami akan merekomendasikan 7 jenis alpukat asli Indonesia yang memiliki banyak keunggulan, mulai dari rasa buah, ukuran, hingga produktifitas pohonnya. Terutama bagi anda yang baru mengawali dan masih asing dengan jenis-jenis alpukat lokal. Baiklah berikut 7 jenis alpukat lokal yang wajib untuk anda tanam.

1. Alpukat Miki

bibit Alpukat Miki

Alpukat Miki

Jenis alpukat lokal asli Indonesia pertama yang akan kami rekomendasikan adalah alpukat miki. Jenis alpukat yang pohonnya dikatehui dapat tumbuh pada wilayah dataran rendah hingga dataran tinggi. Walaupun begitu pohon alpukat miki akan jauh lebih baik jika ditanam pada wilayah dataran rendah. Karena pada dataran tinggi buah yang dihasilkan akan memiliki kandungan air yang tinggi sehingga kurang lezat.

Ukuran buah alpukat miki bisa dibilang cukup besar, satu buahnyan mampu mencapai bobot kuisaran 400-600 gram. Daging buah alpukat miki juga sangat tebal dan memiliki tekstur buah yang pulen. Yang tidak kalah penting adalah rasa alpukat miki yang manis tanpa ada getir sedikitpun.

Alpukat miki yang ditanam pada wilayah dataran rendah mampu menghasilkan buah dengan mudah. Tanaman alpukat miki dapat menghasilkan buah setelah ditanam selama 3 tahun, apabila ditanam menggunakan bibit perbanyakan vegetatif. Berikut adalah beberapa keunggulan alpukat miki:

  • Tekstur daging buah alpukat miki sangat bagus lembut, pulen, dan juga creamy dengan kandungan air yang sedikit. Sehingga rasa buahnya menjadi lebih lezat.
  • Rasa alpukat miki sangat lezat apabila sudah matang, rasanya manis dan gurih tanpa ada getir sedikit pun.
  • Kulit buahnya halus dan mengkilap, jenis kulit buah seperti ini menandakan jika buah tersebut jarang terkena hama. Serta dapat matang dengan mudah dan tidak mudah busuk.
  • Pohonnya memiliki kecepatan berbuah yang sangat baik, karena dalam waktu 3 tahun sudah mampu menghasilkan buah.
  • Produktifitas buahnya sangat tinggi karena dapat berbuah tanpa mengenal musim, alpukat miki dapat berbuah 3 kali dalam setahun.

2. Alpukat Kendil

Bibit Alpukat Kendil

Alpukat Kendil

Salah satu jenis alpukat lokal unggulan yang memiliki ukuran buah sangat besar adalah alpukat kendil. Bobot buah alpukat kendil mampu mencapai 1-2 kg per buah, dengan ukuran sebesar telapak tangan orang dewasa. Pertamakali alpukat kendil ini diketahui sebagai alpukat hasil persilangan antara alpukat kendal dan alpukat gunungpati.

Bentuk buahnya bulat seperti kendil, dengan ukuran besar dan memiliki daging buah berwarna kuning mentega. Kullti alpukat kendil berwarna hijau, saat sudah berubah menjadi hijau tua maka tandanya alpukat kendil hampir matang. Daging buah alpukat kendil sangat pulen dan juga lembut, serta memiliki rasa buah yang manis, gurih, dan lezat.

Karena warna buahnya yang kuning seperti mentega, alpukat kendil menjadi salah satu jenis alpukat mentega yang banyak dicari oleh orang. Berikut adalah beberapa keunggulan alpukat kendil, salah satu jenis alpukat asli Indonesia yang wajib untuk di tanam.

  • Ukuran buah alpukat kendil sangat besar, satu buah rata-rata memiliki berat 1,5 kg dengan berat maksimal hingga 2kg.
  • Rasa alpukat kendil juga lezat karena memiliki rasa manis, gurih, dan daging buahnya kering, ditambah daging buah alpukat kendil juga sangat tebal dengan biji tergolong kecil.
  • Kulit buahnya sangat tebal sehingga buah alpukat kendil sangat sulit untuk ditembus hama ulat.
  • Memiliki tingkat adaptasi yang baik karena dapat ditanam pada wilayah dataran rendah hingga dataran tinggi.
  • Alpukat kendil juga terkenal genjah dan emmiliki tingkat produktifitas tinggi. Karena pohonnya dapat berbuah sepanjang tahun dan dapat dipanen setiap 2-3 kali setahun.

3. Alpukat Kelud/Subang

bibit Alpukat Kelud

Alpukat Kelud

Banyak yang mengetahui alpukat kelud setelah viral di sosial media tentang buah alpukat lokal yang berbentuk memanjang. Walalupun ditanam pada media tabulampot dengan ukuran pohon yang masih kecil, pohon alpukat kelud sudah mampu menghasilkan buah dengan ukuran cukup besar.

Sebenarnya alpukat kelud bukan jenis alpukat baru, karena setelah dilihat dari ciri-cirinya alpukat tersebut mirip seperti alpukat subang. Ternyata setelah diteliti lebih jauh kedua jenis alpukat tersebut memang sama, berasal dari pohon induk yang berada di Subang, jawa Barat. Akhirya abnayka orang yang menyebut alpukat subang sebagai alpukat kelud.

Ukuran buah alpukat kelud cukup besar karena memiliki bentuk buah yang memanjang, bobot satu buah alpukat kelud rata-rata mencapai kisaran 1kg. Untuk soal rasa, buah alpukat kelud dinilai sangat lezat karena memiliki rasa gurih dan sedikit manis. Bahkan beberapa ada yang mengatakan jika rasa buah alpukat kelud lebih lezat dari alpukat miki. Berikut ini adalah beberapa keunggulan dari alpukat kelud alias alpukat subang.

  • Memiliki ukuran buah yang besar dan memanjang dengan bobot satu buah mampu mencapai kisaran 1,5 hingga 2 kg.
  • Dapat tumbuh dengan baik di tabulampot, bahkan sudah dapat berbuah walau ukuran pohonnya masih kecil.
  • Daging buahnya tebal dengan ukuran biji yang kecil berbentuk seperti biji nangka.
  • Rasa alpukat kelud sangat lezat karena memiliki daging buah yang kering dengan rasa manis dan gurih. Beberapa orang mengatakan jika rasa alpukat kelud lebih enak dari miki.
  • Pohonnya sangat genjah dan memiliki tingkat produktifitas yang tinggi, dalam wakyu 2 tahun alpukat kelud yang ditanam dalam tabulampot sudah dapat berbuah.

4. Alpukat Kahyangan

Bibit Alpukat Kahyangan

Alpukat Kahyangan

Nama alpukat kahyangan memang tidak sepopuler jenis alpukat lainnya, namun sebagai jenis alpukat asli Indonesia, alpukat kahyangan sangat wajib untuk ditanam. Alasannya adalah karena pohon alpukat ini mampu menghasilkan dompolan buah yang banyak. dalam satu dompolan buah, terdapat setidaknya 8 buah alpukat kahyangan yang memiliki ukuran buah sama.

Jenis alpukat kahyangan memang belum lama diperkenalkan ke masyarakat, walaupun sebenarnya keberadaan alpukat ini sudah lama ada. Alpukat kahyangan dapat tumbuh optimal saat ditanam pada wilayah dataran menengah dnegan tingkat ketinggian sekitar 600an mdpl.

Penamaan alpukat kahyangan diberikan menyesuaikan dengan lokasi tempat pohon induk alpukat ini berada. Yakni di sekitar tempat wisata bernama Kahyangan dengan tujuan untuk meningkatkan nama lokasi wisata tersebut. Samapi saat ini daerah yang paling banyak menanam alpukat kahyangan adalah Kec, Bandungan di Kab. Semarang. Berikut adalah beberapa keunggulan dari alpukat kahyangan unggulan ini.

  • Pohonnya mampu menghasilkan buah dengan dompolan yang banyak, dalam satu dompolan tersebut terdapat sekitar 8 buah alpukat dengan ukuran yang sama rata.
  • Memiliki sifat yang genjah sehingga dapat berbuah dengan cepat, rata-rata pohonnya berbuah setelah 3 tahun penanaman. Pohon yang ditanam pada elevasi 750an mdpl dapat bebruah dalam waktu 2 tahun 7 bulan.
  • Ukuran buahnya sedang dan semuanya rata dengan bobot sekitar 500gram. Dengan tingkat produktifitas tinggi karena dapat berbuah tanpa mengenal musim. Dimana satu pohon alpukat mampu menghasilkan buah hingga 200 kg per pohon.
  • Rasa alpukat kahyangan juga cukup lezat karena memiliki rasa buah yang manis, pulen, serta kandungan airnya sedikit.

5. Alpukat Bullfrog

bibit Alpukat Bullfrog

Alpukat Bullfrog

Alpukat bullfrog merupakan jenis alpukat unggul asal Indonesia yang juga dikenal dnegan nama alpukat Gonoharjo. Pemberian nama tersebut menyesuaikan dengan temapt pertama kali jenis alpukat ini ditemukan. Sedangkan sebutan bullfrog diberikan karena kulit buah alpukat yang satu ini tidak halus, berbintil, kasar namun mengkilap seperti kullit kodok.

Bentuk buah alpukat bullfrog bulat melonjong, dengan bagian pangkal hingga ujungnya simetris. Kulit buahnya yang berbintil terkenal sngat tebal, sehingga beberapa jenis hama tidak akan mengganggu buahnya. Alpukat Bullfrog juga masih memiliki banyak keunggulan, diantaranya adalah:

  • Ukuran buah alpukat bullfrog cukup besar dengan berat rata-rata sekitar 700-850 gram satu buahnya.
  • Memiliki kulit buah yang tebal sehingga tahan terhadap serangan lalat buah.
  • Daging buah alpukat bullfrog juga cukup tebal dengan biji buah yang kecil, sehingga lebih puas menikmati buahnya.
  • Alpukat bullfrog memiliki rasa buah yang lezat yakni manis dan ada sedikit pahit, dengan tekstur buah yang lmebut dan juga pulen. Anda dapat memakannya tanpa menambahkan campuran seperti gula tau susu.
  • Tingkat produktifitas alpukat bullfrog sangat tinggi, pada usia produktif sekitar 9 tahun alpukat bullfrog mampu menghasilkan buah sebanyak 1,3 ton.

6. Alpukat Pluwang

Bibit Alpukat Pluwang

Alpukat Pluwang

Sesuai dengan namanya alpukat Pluwang merupakan jenis alpukat unggul asal indonesia yang berasal dari dusun Pluwang, Kec. Ambarawa, Kab. Semarang. Buah alpukat pluwang memiliki bentuk yang lonjong dengan bagian pangkal lebih kecil dari bagian ujung. Satu buah alpukat pluwang mampu mencapai bobot rata-rata 600 gram, dan buah paling besar mencapai 1,2 kg.

Daging buah alpukat pluwang memiliki warna kuning seperti emntega dengan daging buah yang tebal, padat dengan tekstur yang pulen, dan lembut. Rasa alpukat pluwang manis-gurih, dan juga lezat. Pohonnya dapat tumbuh dengan optimal jika ditanam pada elevasi 600 mdpl ke atas hingga 1000 mdpl. Banyak keunggulan dari alpukat pluwang ini, beberapa diantaranya yaitu :

  • Ukuran buah alpukat pluwang cukup besar dengan berat rata-rata mencapai 600 gram – 1,2 kg.
  • Daging buah alpukat pluwang sangat tebal dengan rasa buah yang manis, pulen dan juga gurih.
  • Kulit buah alpukat pluwang dapat dikupas dnegan mudah menggunakan tangan, seperti membuka kulit pisang.
  • Pohon alpukat pluwang sangat genjah karena dapat berbuah dengan mudah dan cepat, hanya sekitar 2,5 tahu setelah pohonnya ditanam.
  • Produktifitas pohonnya sangat tinggi, setidaknya pohon alpukat pluwang akan mengalami 2 kali masa panen.

7. Alpukat Nikol

bibit alpukat nikol

Alpukat Nikol

Alpukat nikol merupakan jenis alpukat asli Indonesia yang saat ini belum banyak di dibudidayakan karena masih dalam tahap uji multi lokasi. Namun walaupun begitu sudah banyak yang mengakui keunggulan dari alpukat nikol sehingga wajib bagi anda yang ingin menanam alpukat lokal untuk memilih jenis alpukat nikol ini.

Ukuran buah alpukat nikol masuk ke dalam kategori sedang, karena berat satu buah rata-rata sekitar 280-400 gram. Dengan buah yang memiliki kulit berwarna merah, kemudian berubah saat matang menjadi ungu kehitaman. Daging buahnya memiliki warna kuning yang lebih kuning dari mentega. Banyak yang menunggu alpukat nikol ini beredar dipasaran karena beberapa kunggulan berikut.

  • Rasa alpukat nikol sangat lezat karena rasa buahnya cenderung asin dan gurih, namun akan ada rasa manis setelah anda menelan buahnya.
  • Daging buah alpukat nikol juga sangat lembut dan tebal dar biji kecil, dengan warna yang cantik yakni lebih kuning dari mentega.
  • Memiliki daya simpan yang cukup lama sehingga cocok nantinya jik alpukat nikol ini dijadikan sebagai komoditi ekspor.
  • Memiliki produktifitas pohon yang tinggi, karena saat mencapai usia optimal satu pohon mampu menghasilkan buah sebanyak 60 kg.
  • Saat hampir matang warna buah alpukat nikol akan berubah dari hijau menjadi setengah cokelat. Ini dapat membuat pekebun tidak kebingungan saat memilih buah yang sudah matang sehingga tidak akan ada kejadian pemetikan buah yang masih muda.

Itulah 7 alpukat asli Indonesia yang wajib anda tanam jika anda memiliki perkebunan buah alpukat. Tentunya setiap jenis alpukat lokal ini memiliki karakteristik yang berbeda, seperti tingkat elevasi, jenis tanah yang cocok, serta tekhnik perawatan. Jadi sebelum anda menentukan akan menanam pohon alpukat yang mana anda bisa menghubungi kami di tanamantropis.com untuk melakukan konsultasi. Serta hubungi cs kami jika anda membutuhkan bibit alpukat lokal dengan harga serta penawaran spesial.

Bagikan

7 Jenis Alpukat Asli Indonesia yang Wajib Ditanam | TANAMAN TROPIS

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

ALAMAT KEBUN

Jl. Gebyok Raya, Dusun Mengger, Kelurahan Patemon RT.03/RW.03

Kecamatan Gunungpati. Kota Semarang.

Propinsi Jawa Tengah. Kode Pos. 50228

Hubungi

0 8 1 2 – 1 1 3 6 – 9 0 9 0

(WA/SMS/Telpon)

Chat via Whatsapp
yaniz
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya yaniz
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja