Beranda » Artikel Blog » 2 Cara Perawatan Pohon Durian Agar Cepat Berbuah

2 Cara Perawatan Pohon Durian Agar Cepat Berbuah

Diposting pada 27 Agustus 2020 oleh Zazid Albastomi | Dilihat: 148 kali | Kategori:
Cara Perawatan Pohon Durian Agar Cepat Berbuah

Cara Perawatan Pohon Durian Agar Cepat Berbuah

Permintaan masyarakat terhadap durian tidak pernah turun, selalu stabil bahkan meningkat. Hal tersebut dipengaruhi oleh masyarakat Indonesia yang mayoritas adalah pencinta durian. Mengetahui data yang ada tentu saja budidaya buah durian menjadi opsi yang menggiurkan untuk dijadikan sebagai peluang usaha.
Untuk memulai budidaya buah durian, hal yang harus diperhatikan pertama kali adalah pemilihan lahan. Walaupun duiran dapat tumbuh pada tingkat ketinggian berapapun, pemilihan lahan dengan tanah yang subur dan kaya akan humus akan membuat pohon durian tumbuh dengan baik. Lalu pilih bibit durian yang sehat, kuat, dan tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

Baca Juga : Macam – Macam Durian

Selain pemilihan lahan dan bibit, hal yang menjadi elemen paling penting untuk membuat bibit tumbuh subur dan berbuah dengan maksimal adalah melakukan perawatan. Perawatan pohon durian yang baik dan benar akan membuat pohon durian menjadi cepat tumbuh, berbuah banyak dan menghasilkan buah yang berkualitas. Beberapa kegiatan perawatan pohon durian untuk menghasilkan buah yang maksimal antara lain :

1. Penyiraman

Pohon durian membutuhkan banyak air untuk pertumbuhannya, tetapi usahakan saat menyiram air tidak menggenang tanaman terlalu lama karena bisa membuat perakaran membusuk dan membuat pohon durian mati. Cara perawatan pohon durian untuk bibit yang baru saja ditanam, penyiraman bisa dilakukan satu kali sehari. Lalu setelah satu bulan penyiraman bisa dikurangi menjadi semingu 3 kali.

2. Pemupukan

Pemupukan untuk merawat pohon durian terbagi menjadi 2. Saat belum berbuah dan sudah berbuah :

a. Pemupukan sebelum berbuah

– Berikan pupuk kompos sebanyak 15 sampai 20 kg per pohon pada akhir musim hujan setiap satu tahun sekali.

– Pemupukan menggunakan NPK (15:15:15) setahun dua kali, dengan dosis :

• Saat umur 1 tahun, berikan pupuk NPK sebanyak 40 – 80 gr/pohon/tahun.

• Saat umur 2 tahun berikan pupuk NPK sebanyak 150 – 300 gr/pohon/tahun.

• Saat umur 3 – 4 tahun, berikan pupuk NPK sebanyak 400 – 600 gr/pohon/tahun.

b. Pemupukan Sesudah berbuah

– Sesudah pemangkasan, berikan pupuk organik 40-60 kg, urea 670 gr, SP-36 890 gr, KCl 530 gr

– Saat pucuk pohon mulai menua, berikan pupuk urea 335 gr, SP-36 445 gr, KCl 265gr

– Duabulan setelah pemupukan kedua, berikan pupuk urea 180 gr, SP-36 650 gr, KCl 150 gr

– Saat bunga muncul, berikan pupuk urea 45 gr, SP-36 225 gr, KCl 100 gr

– Satu bulan sebelum panen, berikan pupuk urea 180 gr, SP-36 650 gr, KCl 150gr.

Cara pemberian pupuknya dilakukan dengan membuat lubang sedalam 20 sampai 30 cm mengitari pohon durian. Lebarnya bisa diusesuaikan dengan tajuk pohon. Lalu taburkan pupuk ke dalam lubang yang sudah dibuat dan tutp kembali dengan tanah. Jika tanah kering segera lakukan penyiraman.

c. Penyiangan

Untuk merawat pohon durian perlu juga dikakukan penyiangan. Tujuan penyiangan adalah agar tidak ada perebutan nutrisi, dengan cara membuang rumput yang ada di sekitar pohon durian. Buang rumput yang berada dalam jarak 1 meter dari pohon.

d. Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan untuk merawat pohon durian agar cepat berbuah. Pemangkasan bisa dilakukan pada bagian tanaman seperti batang, ranting, tunas air, cabang yang rusak karena terkena penyakit. Lakukan pemangkasan sebelum musim penghujan dan sebelum buah durian berproduksi. Pangkas dengan jarak 1 cm dari atas mata tunas. Lakukan secara teratur agar pertumbuhan buah dapat maksimal.

e. Penjarangan

Perawatan pohon durian selanjutnya adalah melakukan penjarangan pada saat buah sudah berproduksi. Tujuan dilakukannya penjarangan adalah agar buah durian dapat menghasilkan buah yang berkualitas. Penjarangan dilakukan apabila ukuran buah sudah berdiameter 8 cm. Seleksi buah yang tidak sehat atau terlalu berdesakan. Tinggalkan buah kira-kira 50 sampai 60%. Jika penjarangan tidak dilakukan pohon durian akan menghasilkan buah dengan ukuran kecil dan kurang baik. Bahkan dapat mempengaruhi buah yang akan tumbuh berikutnya. Pohon akan berbuah sedikit bahkan tidak berbuah sama sekali.

f. Mencegah dan mengatasi hama penyakit

Hal yang penting dalam merawat pohon durian adalah dengan mencegahnya atau mengatasi serangan hama dan penyakit. Hama dan penyakit dapat menyerang berbagai bagian pohon durian, baik batang, buah, daun dll. Jika tidak ditangani dengan benar bisa membuat pohon durian mati.

Hama yang biasanya menyerang pohon durian adalah hama penggerek batang. Hama ini biasanya menyerang batang dan buah. Buah yang dihinggapi hama penggerek batang akan gugur atau jatuh sebelum masa panen. Untuk mengatasi hama ini bisa dilakukan dengan cara menyemprot insektisida seperti basudin dengan dosis 2 sampai 3 cc/ liter air.

Sedangkan penyakit yang biasa menyerang pohon durian adalah busuk buah. Busuk buah ditandai dengan bercak basah berwarna coklat kehitaman pada bagian kulit. Lalu pada bagian yang terserang akan terbentuk miselium dan sporangia berwarna putih. Busuk buah dapat diatasi dengan mengurangi penyiraman jangan sampai tergenang air.

Demikian adalah cara untuk merawat pohon durian bagi anda yang ingin membudidayakan buah durian. Perawatan yang baik dan benar dapat membuat pohon durian tumbuh subur dan mempercepat pembuahan, serta menghasilkan buah yang maksimal.

Bagikan

2 Cara Perawatan Pohon Durian Agar Cepat Berbuah | TANAMAN TROPIS

Diposting oleh

seorang tukang website yang masih belajar

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka
Chat via Whatsapp
TOMI
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya TOMI
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja